Apa Hubungan Persatuan dan Keberagaman?

Indonesia memiliki keberagaman, mulai dari suku, bahasa, agama, adat istiadat, dan masih banyak lainnya. Keberagaman memiliki hubungan erat dengan persatuan. Lantas, Apa hubungan persatuan dan keberagaman?

Sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut, ada baiknya jika kita mengartikan satu persatu apa itu persatuan dan apa itu keberagaman.

Persatuan merupakan gabungan dari berbagai hal yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh. Sementara, keberagaman adalah perbedaan dalam masyarakat di berbagai bidang.

Adanya keberagaman bisa menyebabkan berbagai macam konflik di kalangan masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sikap untuk membangun persatuan dan kesatuan, sehingga bisa hidup dengan aman dan damai.

Untuk pemahaman lebih lengkap tentang persatuan dan keberagaman, simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: 10 Manfaat dari Perdagangan Internasional

Makna penting keberagaman 

Keberagaman Indonesia meliputi banyak aspek, seperti suku, bahasa, agama, rumah adat, pakaian adat, tari tradisional, alat musik tradisional, dan lain sebagainya.

Keberagaman lahir karena beberapa faktor, diantaranya letak Indonesia cukup strategis, yakni berada di jalur perdagangan yang secara langsung menjadi tempat lalu lalang kapal dari berbagai negara.

Selain itu, juga karena kondisi alam yang berbeda. Misal, di suatu daerah rawan terjadi bencana, sehingga membuat warganya mengungsi ke suatu daerah lain yang memiliki kebudayaan berbeda. Dengan demikian, lahirlah kebudayaan baru yang menambah keberagaman di Indonesia.

Tidak hanya itu, keberagaman juga bisa disebabkan oleh faktor iklim. Contohnya, untuk daerah pegunungan yang beriklim dingin, mereka akan memiliki mata pencaharian sebagai petani di bidang pertanian dan perkebunan.

Sementara, bagi daerah pesisir yang beriklim berbeda dengan pegunungan, mereka memiliki mata pencaharian sebagai nelayan atau produsen garam.

Oleh karena keberagaman itulah, maka lahirlah simbol atau semboyan khas Indonesia, yakni Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Makna dari simbol tersebut adalah diharapkan seluruh bangsa Indonesia yang berasal dari suku maupun agama berbeda untuk tetap saling bersatu membangun kesatuan yang utuh agar tercipta perdamaian.

Perbedaan keberagaman di Indonesia sebaiknya harus dimanfaat dengan baik agar tidak menimbulkan dampak buruk, seperti terjadinya perselisihan yang bisa menyebabkan perpecahan.

Ada baiknya jika menjadikan keberagaman sebagai identitas bangsa, mempersatukan bangsa, membangun sikap toleransi, serta menumbuhkan rasa nasionalisme.

Makna penting persatuan 

Persatuan memiliki makna penting, khususnya bagi bangsa Indonesia. Dengan adanya persatuan, maka tidak akan terjadi perpecahan antar bangsa yang memiliki keberagaman.

Bahkan, di dalam Pancasila dan undang-undang dasar negara telah tercantum mengenai pentingnya persatuan yang harus dilaksanakan oleh seluruh bangsa Indonesia.

Beberapa makna persatuan bagi bangsa Indonesia, diantaranya dapat menumbuhkan sikap toleransi dan rasa kemanusiaan, sehingga bisa hidup berdampingan secara harmonis tanpa timbul berbagai macam konflik.

Selain itu, juga dapat menjalin rasa kebersamaan yang membuat seseorang mampu melengkapi satu sama lain.

Dengan demikian, akan terjalin kekompakan dalam melaksanakan kegiatan terutama yang berhubungan dengan kebaikan negara.

Makna terakhir adalah mampu menjalin rasa persaudaraan dan persahabatan yang erat antar sesama sehingga tercipta rasa nasionalisme dan saling tolong menolong.

Rasa persatuan dan kesatuan bangsa juga dapat diciptakan oleh beberapa beberapa alat pemersatu bangsa, seperti Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, Pancasila sebagai dasar negara, Sang merah putih sebagai bendera negara, serta burung Garuda sebagai lambang negara Indonesia.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa berbagai alat pemersatu tersebut tidak akan membuahkan hasil jika kesadaran terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan yang dimiliki masih rendah.

Baca juga: 10 Ciri-Ciri Kepemimpinan yang Baik, Wajib Ditiru

Hubungan persatuan dan keberagaman bagi bangsa Indonesia

Persatuan dan keberagaman memiliki hubungan sebab akibat yang erat. Dikatakan demikian sebab, adanya keberagaman dalam berbagai bidang bisa memicu timbulnya sikap persatuan dan kesatuan.

Oleh karenanya, bangsa Indonesia tidak boleh terpecah belah hanya karena adanya keberagaman di Indonesia. Sesuai dengan semboyan Indonesia, yang meminta seluruh bangsa untuk tetap bersatu walaupun berasal dari kalangan berbeda dengan budaya berbeda pula.

Masih banyak hubungan lainnya antara persatuan dan keberagaman, diantaranya:

1. Persatuan muncul karena adanya keberagaman

Tidak bisa dipungkiri bahwa, keberagaman merupakan salah satu alasan utama adanya sikap persatuan antar bangsa. Sikap bersatu tersebut bisa timbul akibat rasa ingin bersama dalam menjalin kehidupan yang harmonis.

Adanya perbedaan keberagaman bisa memicu timbulnya berbagai macam konflik antar golongan. Oleh sebab itu, diperlukan untuk selalu memupuk kesadaran akan pentingnya sikap persatuan dan kesatuan agar tercipta kehidupan yang rukun, aman, dan damai.

2. Hubungan erat antara keberagaman, toleransi, serta persatuan

Keberagaman harus berbanding lurus dengan toleransi untuk menciptakan rasa persatuan. Adanya keberagaman dan perbedaan secara tidak langsung akan menciptakan toleransi.

Bisa dikatakan bahwa semakin besar dan tinggi keberagaman, maka semakin tinggi dan kuat pula rasa toleransi dan keinginan untuk bersatu.

Toleransi merupakan sikap menghormati dan menghargai orang lain yang memiliki perbedaan, seperti berbeda suku, dan agama.

Dengan sikap ini pula, kita tidak boleh memaksakan kehendak terhadap orang lain untuk melakukan hal yang sama dengan yang kita lakukan.

Bhinneka Tunggal Ika sebagai alat pemersatu bangsa

Berdasarkan penjelasan sebelumnya bahwa Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keberagaman mulai dari suku, ras, bahasa, agama, dan masih banyak lainnya.

Keberagaman tersebut bisa menciptakan rasa persatuan dan kesatuan dengan alat-alat pemersatu bangsa, salah satunya adalah Bhinneka Tunggal Ika.

Dikatakan demikian karena semboyan tersebut bisa dijadikan sebagai katalisator bagi kemajemukan negara Indonesia untuk selalu menjalin rasa persatuan dan kesatuan yang erat antar bangsa.

Oleh sebab itu, harus kita tanamkan dalam diri bahwa adanya keberagaman bukan berarti harus hidup tanpa orang lain, melainkan sebagai pemicu untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan.

Dampak buruk keberagaman jika tidak terjalin rasa persatuan 

Perbedaan dan keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia, seringkali menimbulkan berbagai macam konflik. Jika rasa persatuan dan kesatuan tidak dipelihara dengan baik, maka akan timbul masalah seperti persaingan antar suku, serta pemaksaan agama terhadap suku lain yang memiliki agama berbeda.

Tidak hanya itu, akan timbul konflik lain juga seperti pemaksaan unsur budaya terhadap suku lain yang memiliki budaya yang berbeda.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk menumbuhkan sikap toleransi, yakni menghormati dan menghargai setiap orang yang memiliki agama serta budaya yang berbeda.

Cara mewujudkan persatuan dalam keberagaman 

Persatuan dalam keberagaman dapat diwujudkan dengan berbagai cara, seperti:

  • Kesadaran warga negara dalam membela negara dengan mempertahankan persatuan dan kesatuan.
  • Menghindari sikap dan perilaku tidak baik seperti SARA, untuk menghindari konflik.
  • Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
  • Meningkatkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air.
  • Menerapkan sikap dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Akhir kata

Nah, demikianlah penjelasan tentang apa hubungan persatuan dan keberagaman bagi bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa Indonesia yang baik dan cinta tanah air, sebaiknya jadikan keberagaman sebagai alat pemersatu bangsa untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Jangan pernah menjadikan keberagaman sebagai faktor pemicu konflik yang menyebabkan perpecahan antar bangsa.