Misteri Lukisan Mona Lisa, Karya Leonardo da Vinci yang Menyimpan Banyak Rahasia

Lukisan Mona Lisa adalah salah satu karya yang paling terkenal di dunia. Popularitasnya sudah mendunia dan tempat penyimpanannya sekarang di Museum Louvre selalu didatangi pengunjung.

Pelukisnya, Leonardo Da Vinci juga dikaitkan dengan banyak spekulasi dalam karyanya yang fenomenal. Satu hal yang menjadi misteri adalah siapa sosok Mona Lisa yang sebenarnya.

Pandangan matanya tajam dan senyumnya pun begitu misterius seolah menyimpan rahasia.

Baca juga: Banyak Diburu, Kayu Gaharu Punya Harga Fantastis dan Bisa Jadi Obat

Dikerjakan oleh Leonardo Da Vinci dalam kurun waktu mencapai belasan tahun

(foto: pixabay)

Diperkirakan Leonardo Da Vinci memulai proyek lukisan Mona Lisa pada tahun 1503 dan sempat tertunda beberapa tahun kemudian. Butuh waktu bertahun-tahun untuk melukisnya sampai selesai.

Leonardo Da Vinci melukis Mona Lisa di kota Florence Italia dengan proses yang sangat lambat. Sampai tahun 1506, lukisannya masih dalam kondisi yang jauh dari sempurna.

Bahkan setelah itu ditinggalkan setahun kemudian untuk bekerja di istana Raja Francois I di Prancis.

Sekian lama Mona Lisa terbengkalai karena Da Vinci juga banyak mengerjakan proyek seni lainnya. Sampai pada akhirnya tahun 1517 lukisannya dilanjutkan, walau tidak sempurna karena kondisi kesehatan.

Setelah Leonardo Da Vinci meninggal, lukisannya sempat berpindah-pindah kepemilikan. Sampai akhirnya resmi menjadi milik pemerintah negara Prancis.

Sempat berganti-ganti pemilik dan banyak laki-laki yang terpesona pada senyumnya

Misteri Lukisan Mona Lisa, Karya Leonardo da Vinci yang Menyimpan Banyak Rahasia

(foto: pixabay)

Jauh sebelum dipajang di Museum Louvre, ada seorang murid sekaligus asisten Leonardo Da Vinci yang mewarisinya.

Tapi kemudian raja Prancis saat itu, yakni Francis I membelinya untuk disimpan di Palace of Fontainebleau.

Sempat berpindah tangan beberapa kali, lukisan ini pernah hilang dicuri. Konon Napoleon Bonaparte pun dikabarkan pernah jatuh cinta kepada Mona Lisa sampai meletakkannya di kamar tidur untuk dilihat setiap malam.

Begitu juga para lelaki di abad 16 yang mengaku terpesona oleh senyum Mona Lisa. Di antara semua objek yang ada dalam lukisan, senyum Mona Lisa adalah sesuatu yang paling menarik sekaligus banyak memunculkan tanda tanya.

Apakah itu senyum bahagia atau justru sedang bersedih. Apalagi sorot matanya yang jika orang melihatnya sambil bergerak ke beberapa sisi, maka orang itu merasa ‘diikuti’.

Baca juga: Keunikan Batik Megamendung, Motif Khas Cirebon yang Terinspirasi dari Awan

Ada beberapa tokoh nyata yang dianggap menjadi inspirasi dalam lukisan

Misteri Lukisan Mona Lisa, Karya Leonardo da Vinci yang Menyimpan Banyak Rahasia

(foto: theguardian)

Tentang nama yang dipilih, tentu ada juga penjelasannya. Mona Lisa diambil dari bahasa Italia yang artinya My Lady Lisa. Tapi siapakah sosok Mona Lisa yang asli?

Menurut berbagai sumber, perempuan di dalam lukisan Mona Lisa adalah Lisa Gherardini.

Lisa adalah istri Francesco del Giocondo, saudagar kain sutra yang tinggal di kota Florence. Konon lukisannya direncanakan untuk dipasang di dinding rumah mereka.

Beberapa sejarawan berpendapat lain bahwa sosok di dalam lukisan adalah Francesco del Giocondo yang digambarkan dalam versi perempuan.

Ada pula teori yang mengatakan kalau sebenarnya Leonardo Da Vinci sedang melukis dirinya sendiri.

Hal tersebut sempat dianalisis dengan cara mencocokkan kontur wajah. Sejak sekian lama, wajah Mona Lisa dipandang sebagai perempuan sekaligus laki-laki.

Para kritikus seni mengakuinya sebagai masterpiece lukisan di era Renaissance

Misteri Lukisan Mona Lisa, Karya Leonardo da Vinci yang Menyimpan Banyak Rahasia

(foto: inside-hook)

Ada satu pendapat lagi yang cukup kontroversial dari seorang sejarawan Italia, Silvano Vinceti.

Bahwa sebenarnya sosok yang dilukis adalah kekasih Leonardo Da Vinci bernama Gian Giacomo Caprotti yang merupakan seorang laki-laki.

Hal tersebut menjadi bahan diskusi lain tentang kehidupan pribadi Da Vinci yang tidak menikah seumur hidupnya, sampai dianggap menikahi karyanya.

Apapun itu, yang jelas kepiawaian dan totalitas Da Vinci sebagai seniman tampaknya tertuang ke dalam setiap detil lukisan.

Sejak tahun 1860-an, para kritikus seni sepakat untuk mengakui bahwa Mona Lisa adalah masterpiece lukisan pada era Renaissance.

Sampai sekarang, Mona Lisa masih tetap melegenda dan memicu rasa penasaran yang menginspirasi banyak penelitian, tulisan, diskusi, maupun karya seni yang baru.