Apa Itu Pedagogik, Ilmu yang Wajib Dikuasai oleh Para Guru

Menjadi guru bukan hanya mengajarkan materi, tapi juga mendidik. Sebagai seorang pendidik di sekolah, guru memang harus punya ilmu untuk mendidik seorang anak agar berkembang sebagai individu.

Karena selain untuk memahami ilmu akademik, anak-anak juga sedang bertumbuh pribadinya. Setiap guru sudah seharusnya memahami bahwa cara mengajar tidak harus kaku atau keras agar murid bisa disiplin dalam belajar.

Itulah mengapa guru perlu memiliki ilmu pedagogik untuk bekal jadi pengajar yang baik.

Baca juga: Mengenal Organisasi SCP, Perkumpulan Misterius yang Amankan Dunia

Ada beberapa versi yang menjelaskan tentang definisi pedagogik

(foto: theanthrotorian)

Menurut J. Hoogveled, tokoh pendidikan dari Belanda, pedagogik merupakan sebuah ilmu untuk mempelajari persoalan cara membimbing anak kepada tujuan tertentu, supaya kelak mampu mandiri ‘menyelesaikan tugas hidupnya’.

Sementara itu, Langeveld pernah membuat perbedaan istilah pedagogik dan pedagogi. Pedagogik diartikan sebagai ilmu pendidikan yang lebih menitikberatkan pada pemikiran dan perenungan soal pendidikan, sebuah pemikiran tentang bagaimana membimbing dan mendidik anak-anak.

Pedagogi diartikan sebagai pendidikan yang lebih ditekankan pada praktik, menyangkut tentang kegiatan mendidik dan membimbing anak.

Ilmu yang satu ini sudah dikaji secara teliti, objektif, dan kritis terkait pengembangan konsepnya soal hakikat anak, hakikat manusia, hakikat tujuan pendidikan, serta proses pendidikan.

Istilahnya diambil dari sejarah pendidikan anak laki-laki di Yunani kuno

Apa Itu Pedagogik, Ilmu yang Wajib Dikuasai oleh Para Guru

(foto: smithsonianmagz)

Bicara tentang pendidikan, tentu ada batasannya di sini. Pembahasannya pun terbatas pada pendidikan dari orang dewasa kepada anak-anak yang belum jadi dewasa. Ada sejarah sebelum istilah ini dikenal luas.

Pedagogik sebenarnya berasal dari bahasa Yunani paedos, yang artinya anak laki-laki, dan agogos yang artinya mengantar atau membimbing.

Jadi, secara harfiah pedagogik diartikan sebagai pembantu seorang anak laki-laki di zaman Yunani kuno dengan tugas sebagai pengantar anak majikan ke sekolah.

Pedagogi juga ada kaitannya dengan istilah pendidikan atau edukasi (education). Kata education pun terkait dengan bahasa Latin educere yang bermakna mengeluarkan kemampuan.

Proses pendidikan juga berarti proses untuk mengeluarkan kemampuan terbaik pada diri anak.

Baca juga: Banyak Rahasia, Deep Web Tidak Bebas Diakses Pengguna Internet

Penting untuk jadi bekal sebelum mendidik, agar tidak terjadi kesalahan

Apa Itu Pedagogik, Ilmu yang Wajib Dikuasai oleh Para Guru

(foto: pinterest)

Kenyataannya, tugas mendidik bukan hal yang ringan. Bahwa kesalahan soal mendidik anak, meskipun terlihat kecil, tidak boleh dianggap sepele. Kesalahan dalam hal mendidik bisa jadi karena tiga hal.

Bisa jadi karena kesalahan teknis yang bisa dipelajari atau dibetulkan dengan cepat.

Kesalahan berikutnya adalah kesalahan konseptual yang bersifat umum dan luas ketika guru kurang sadar bahwa kesalahannya bisa berakibat fatal pada murid.

Misalnya ketika guru terlalu banyak menasihati hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Kesalahan dalam mendidik mungkin juga karena faktor kepribadian guru itu sendiri.

Sayangnya kesalahan ini tidak mudah untuk dibetulkan. Itulah mengapa pedagogik penting untuk menjadi bekal setiap guru.

Sudah seharusnya guru memperlakukan anak didik dengan adil sesuai karakternya

Apa Itu Pedagogik, Ilmu yang Wajib Dikuasai oleh Para Guru

(foto: foreigner)

Pada intinya, pedagogik merupakan ilmu yang mengkaji tentang beberapa hal sekaligus.

Mulai dari bagaimana cara membimbing anak memahami materi, sampai tentang bagaimana cara seharusnya berhadapan dengan anak didik yang karakternya berbeda-beda.

Tentang apa yang menjadi tujuan pendidikan anak dan apa saja tugas seorang pendidik dalam mencapai tujuan pendidikan.

Itikad baik dari seorang pendidik untuk menjalankan tugasnya bisa ditunjukkan dengan sikap tulus dalam memperlakukan anak-anak dengan adil sesuai karakternya.

Karakter yang perlu diperhatikan adalah aspek intelektual, moral, fisik, sosial, dan emosional.  Masing-masing anak didik punya potensi dan pemahaman yang berbeda-beda.

Sudah seharusnya guru bisa memahami pedagogik dan menerapkan sebuah metode pembelajaran yang tepat. Agar semua peserta didik berhasil aktualisasi potensi terbaik dalam dirinya sesuai tujuan pendidikan.